Langsung ke konten utama

Kenali aku dulu yuk...


Lalas   Biodata

f
Nama Lengkap: Lailatus Sifa

Tempat/tanggal/lahir: Bekasi, 13-03-95

Alamat: kp. Babakan kali bedah

Sekolah: SMAN 1 Tambun Utara

Cita-cita: Sukses dunia dan akhirat

Hobi: Online sama ngaca kali yaaa
Idola: Justin bieber

Makanan favorit: Siomay, Ketoprak, Empek-empek, Cakwe.

Minuman favorit: Mocca float, Popice Oreo, bajigur juga deh..

Angka: 7 (tujuh/seven)

Barang: Jam tangan, Handphone, kaca

Sepatu: Jenis Hightops sama All star.

Tokoh Kartun: Doraemon.
Film kartun: Doraemon, Hey Arnold, The Rugrats, Huchi, Hagemaru, Chalk zone, Chibi maruko chan.
LaLa
&
LaLaFilm: Zhatura, Final Destination, Narnia, Harry potter.

Lagu: Down to earth (JB), Lagu Cover Acoustic version.

Acara Tv: Dahsyat music, FTV, Drama Asia(BBF), Opera van java, On the spot, Infotaiment (Insert), Talk Show(Online+CJK).

Paling Benci: Di cuekin, gak punya duit, Rasa pedas, Lupaan, Ceroboh.

Paling suka: Ada bahan tertwaan (ngetwain orang), makan.

Temen satu kelas: Desiyana Sianipar, Nurul Fajriah
(Nunu), Putri Diah Pratiwi, Liya Nurul aeni, Ajeng Nuriyah S, Adelaia Putri R.

Temen Rumah: Soleha, Syahida, Asef saputra, Kevin, Agus, Jamaludin, Jefry, Ricky.

Sayuran yg di benci: Bayam
Sayuran yg di sukai: Kentang
Buah yg di benci: Jeruk
Buah yg di sukai: Kelengkeng

Akun: Twitter (@_lalapoh), Facebook (Lala pohh)




 Follow me on twitter
@LailaTSF
If you want to be a good friend with me please Follow me @_lalapoh
 Just mention guys and I will follow you back.
Thank’s


 

      


Add me on facebook

Lala Pohh
(Laylatussyifa Fauziah)
If  you want to be a good friend with me, please add me
Lala Pohh
(Laylatussyifa Fauziah)
 And I will Accept you.
Thank’s

 This is me..







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelangi Palsu

Sebenarnya Pelangi itu tidak indah, kenapa? karena Pelangi hanya ada saat setelah hujan turun setelah itu lama-kelamaan dia menghilang. seharusnya Pelangi itu selalu ada karena pada dasarnya dia memberi keindahan (katanya) tapi pada kenyataannya dia menghilang secara perlahan, bukankah itu menyakitkan? Aku suka Pelangi, tapi dulu. sekarang? aku benci Pelangi.  tidak selamanya apa yang kita anggap indah itu akan selalu membuat kita bahagia justru BIASANYA yang indah lebih menyengsarakan. sekarang aku mengerti kenapa Tuhan menghadirkan hujan karena agar Pelangi itu datang untuk menebar kebahagian, akan tetapi dari sanalah aku menyimpulkan bahwa Pelangi datang hanya utuk sesaat saja, hanya untuk membuat senyuman sesaat setelah hujan lalu setelah itu dia menghilang entah kemana.

Suara tentangjingga

Yang pertama, Sebagian dari mereka membicarakan apa yang akan mereka lakukan nanti, besok dan lusa setelah bersama. Sebagian lainnya sibuk merencanakan konsep bahagianya, sebagian lagi mulai berjanji tak akan saling menyakiti dan bersumpah tentang berdua saja tanpa mereka tentang memiliki satu sama lain dan takan terpisahkan. Tidak dengan sebagian lain, Akuyang sedang sibuk berkemas, sibuk menata hati, sibuk menguatkan diri kalau saja suatu saat nanti harus ada yang pergi Aku memang begini, sulit dimengerti, bukan tak ingin mencintai sebab takut disakiti tapi Aku mengerti kamu tak harus menetap dan paham tentang berpindah, seperti awan yang tahu kapan harus menjadi hujan, seperti hujan yang meski tak ingin tetap harus berani jatuh menyapa tanah dari ketinggian, seperti tanah yang tak bisa menolak harus meresapkan air dan menyimpannya dalam aliran-aliran sungai yang tak tahu menahu. Kau harus mengerti, tanpa diminta, mereka melakukannya dengan senang hati, tanpa dipaksa Tuhan mengar...

Kemunculannyalah !

Entahlah... Kemunculannya berawal dari kubus bambu di sudut kampus. Entah apa yang membuat aku menjadi betah berlama-lama menatapnya. Kemunculannya membutakan mata, menulikan telinga, mematikan saraf-saraf tubuhku. Kemunculannya mampu menyimpulkan garis lengkung ke atas, mampu membuat subur dasar hati yang dulunya layu termakan waktu. Ia seperti mengandung magnet yang selalu membuatku tertarik untuk mengundangnya dalam hayalku. Bagian-bagian otakku hampir tak dapat terlihat karena di lumuti fikiran yg mengandung unsur-unsur senyawa dirinya. seketika namanya menjelmakan semua elemen seketika itu pula ia di tafsirkan menjadi sebentuk hati. Tak berwujud tapi ada, tak terlihat namun terasa. Ku terjemahkan ia bagai pelangi, suatu karya Tuhan yg agung yang melukiskan banyak warna saat kelabu mendominasi langit biru. Ia bukan sosok pangeran, bukan juga sesosok malaikat, entah jelmaan apa ia itu yang pasti kehadirannya mampu menghipnotisku. Berbagai rumus telah ku gunakan namun tetap sa...