Langsung ke konten utama

Bagian 1

Aneh, aku hampir tidak bisa menulis kata-kata tentangnya.
Apa aku telah kehabisan kata-kata?
Bahkan jemari ku pun tak mampu mengartikan maksud hati.
Berasa, di hati
Namun bibir tak mampu berucap
Jemari tak mampu menari pada secarik kertas.

Ini berawal sejak ia berbicara kepadaku, tak ku sangka obrolan singkat kami pada waktu itu mengundang rasa aneh ini dan membawanya hingga detik ini.
Benar, ia datang tiba-tiba
Begitu saja, tanpa bisa aku menerka

Aku melihat ada kehidupan di bola matanya
Sungguh indah, seperti surga
Mendamaikan...
Di setiap perdetik tatapannya membawaku kian hanyut untuk terus menatapnya.
Aku enggan pergi menatapnya
Caranya bertutur kata begitu menyejukan
Sejenak otakku penuh dengan bayangnya
Diikuti rasa aneh itu, seakan akan otak dan hatiku begitu kompak
Sumpah, rasa apa itu?
Tak paham aku mengartikannya.

Dan yang lebih gila lagi, di saat kepergianku meninggalkan tempat itu tiba-tiba saja langkahku begitu berat.
Mungkin saat ini juga hanya ragaku saja yg ada disini,
Sedangkan hati dan pikiranku masih tertinggal disana.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelangi Palsu

Sebenarnya Pelangi itu tidak indah, kenapa? karena Pelangi hanya ada saat setelah hujan turun setelah itu lama-kelamaan dia menghilang. seharusnya Pelangi itu selalu ada karena pada dasarnya dia memberi keindahan (katanya) tapi pada kenyataannya dia menghilang secara perlahan, bukankah itu menyakitkan? Aku suka Pelangi, tapi dulu. sekarang? aku benci Pelangi.  tidak selamanya apa yang kita anggap indah itu akan selalu membuat kita bahagia justru BIASANYA yang indah lebih menyengsarakan. sekarang aku mengerti kenapa Tuhan menghadirkan hujan karena agar Pelangi itu datang untuk menebar kebahagian, akan tetapi dari sanalah aku menyimpulkan bahwa Pelangi datang hanya utuk sesaat saja, hanya untuk membuat senyuman sesaat setelah hujan lalu setelah itu dia menghilang entah kemana.

Suara tentangjingga

Yang pertama, Sebagian dari mereka membicarakan apa yang akan mereka lakukan nanti, besok dan lusa setelah bersama. Sebagian lainnya sibuk merencanakan konsep bahagianya, sebagian lagi mulai berjanji tak akan saling menyakiti dan bersumpah tentang berdua saja tanpa mereka tentang memiliki satu sama lain dan takan terpisahkan. Tidak dengan sebagian lain, Akuyang sedang sibuk berkemas, sibuk menata hati, sibuk menguatkan diri kalau saja suatu saat nanti harus ada yang pergi Aku memang begini, sulit dimengerti, bukan tak ingin mencintai sebab takut disakiti tapi Aku mengerti kamu tak harus menetap dan paham tentang berpindah, seperti awan yang tahu kapan harus menjadi hujan, seperti hujan yang meski tak ingin tetap harus berani jatuh menyapa tanah dari ketinggian, seperti tanah yang tak bisa menolak harus meresapkan air dan menyimpannya dalam aliran-aliran sungai yang tak tahu menahu. Kau harus mengerti, tanpa diminta, mereka melakukannya dengan senang hati, tanpa dipaksa Tuhan mengar...

Tuan Kelinci #Part1

Aku mengaguminya dari sini yeah dari tempat yang jauh darinya, Aku senang bila melihat senyumnya walau dari ujung monas sekali pun, Aku suka memperhatikan gerak-geriknya, cara dia berjalan, cara dia berbicara bahkan cara dia merapihkan rambutnya. Jika ada yang bertanya lagu apa yang cocok menggambarkan perasaanmu saat ini? "CINTA DALAM HATI" :) lagu itu sepertinya pas jika dijadikan backsound edisi tulisan ku saat ini. Aku tahu kasus ku saat ini adalah mencintai seseorang secara diam-diam, Aku sadar akan hal itu ko dan aku menikmati itu. Jujur aku gak berani untuk mengungkapkan rasa ini bahkan untuk sekedar menyapa pun aku takut. Aku terlalu takut dengan responnya nanti, entah itu baik atau buruk. Aku pernah mencoba untuk sok asik ketika di dekatnya dan apakah kalian tahu apa yang terjadi? dia memandang ilfil -,- Yaaaa Tuhan !!!! betapa bodohnya Aku ini. Aku benci kenapa setiap kali aku di hadapkan dengan Tuan Kelinci selalu saja ada hal buruk menima diriku, sungguh meny...